Meski Banyak Agennya Dieksekusi, Mossad Makin Intensif Beroperasi di Iran

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:25 WIB
loading...
Meski Banyak Agennya...
Meski banyak agennya dieksekusi, Mossad makin intensig beroperasi di Iran. Foto/X
A A A
TEHERAN - Di tengah aksi demonstrasi anti-pemerintah yang meluas di Iran , Organisasi Intelijen Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menangkap seorang warga negara asing di Iran yang menjadi mata-mata un tuk Mossad rezim Zionis. Itu menunjukkan Mossad masih aktif membangun sel intelijen di Iran.

Dalam pernyataan yang dirilis pada hari Sabtu, Organisasi Intelijen IRGC mengatakan bahwa warga negara asing tersebut telah tiba di Iran untuk bekerja secara diam-diam dan sengaja untuk dinas mata-mata rezim Zionis. Padahal, sudah banyak agen Mossad yang dihukum gantung.

Pernyataan tersebut mengatakan bahwa pasukan intelijen IRGC menangkap mata-mata tersebut saat ia sedang mengumpulkan intelijen dan menilai status kegiatan teroris oleh para anggotanya.

"Bukti kuat spionase telah ditemukan setelah pemeriksaan barang-barang dan tempat persembunyian orang yang ditangkap," demikian keterangan IRGC.

Baca Juga: Antisipasi Invasi AS dan Israel, Militer Iran Siaga Penuh

Sementara itu, para perusuh yang melakukan kekerasan dan mendukung monarki telah merusak properti publik dan swasta di sejumlah kota di seluruh Iran dalam beberapa hari terakhir, menewaskan beberapa warga sipil dan pasukan keamanan serta melukai yang lainnya.

Kerusuhan hebat yang meletus di sejumlah kota di Iran menyebabkan kerusakan pada gedung-gedung pemerintah, toko-toko swasta, dan bahkan masjid.

Para perusuh yang mendukung monarki telah merusak properti publik, memblokir jalan, menyerang gedung-gedung administrasi dan kantor polisi, serta melukai sejumlah anggota pasukan keamanan dan penegak hukum.

Tentara Iran menyerukan kepada rakyat untuk tetap waspada dan menggagalkan rencana jahat yang bertujuan untuk memicu ketidakstabilan dan kerusuhan di negara tersebut.

Dalam pernyataan yang dirilis pada hari Sabtu setelah kerusuhan hebat di sejumlah kota di Iran, Tentara memperingatkan bahwa pemerintah AS yang agresif dan jahat telah merencanakan untuk merebut kembali dominasinya atas rakyat Iran.

Dikatakan bahwa AS, rezim Zionis yang kriminal, dan kelompok-kelompok teroris telah bekerja sama untuk mengganggu keamanan di Iran setelah kegagalan mereka dalam perang 12 hari yang diberlakukan pada Juni 2025.

Tentara selanjutnya menyerukan kepada rakyat Iran untuk tetap waspada dan menjaga persatuan nasional untuk menggagalkan rencana jahat tersebut.

Pernyataan tersebut menekankan bahwa Angkatan Darat bekerja sama dengan pasukan militer lainnya untuk memantau pergerakan musuh di kawasan tersebut, melindungi kepentingan nasional, infrastruktur strategis dan properti publik, serta menanggapi setiap rencana jahat dengan serius.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Road to Kilau Raya Hadir...
Road to Kilau Raya Hadir di Kota Mojokerto, Siapkan Pesta Rakyat Penuh Kemeriahan
Berita Terkini
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved