NATO Tak Bisa Diandalkan, 5 Dampak Turki Ingin Bergabung dengan Pakta Saudi dan Pakistan
Kamis, 15 Januari 2026 - 04:40 WIB
“Turki sudah berbagi teknologi drone dengan kedua negara tersebut, dan sekarang ingin mereka bergabung dengan program jet tempur generasi kelima Kaan,” tambah media tersebut, mengutip laporan sebelumnya.
Laporan tersebut juga mengakui ketegangan Pakistan dengan Afghanistan menyusul bentrokan perbatasan, serta upaya Turki dan Qatar untuk menengahi pembicaraan, yang tidak menghasilkan kesimpulan.
Pakistan dan Arab Saudi telah lama memiliki hubungan yang beragam yang berakar pada kerja sama militer strategis, kepentingan ekonomi bersama, dan warisan Islam yang sama.
Hubungan ini mencakup bantuan ekonomi dan pasokan energi, dengan Riyadh menjadi sumber bantuan keuangan dan minyak yang signifikan bagi Islamabad.
Dengan Turki, kerja sama pertahanan tetap menjadi pilar utama hubungan bilateral. Menurut laporan Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) tahun 2023, Turki adalah pemasok senjata terbesar kedua Pakistan, yang menyumbang 11% dari total impor senjatanya.
Kemitraan pertahanan telah berkembang secara signifikan, dengan proyek bersama seperti kapal perang Milgem, modernisasi pesawat, dan pengadaan drone yang memperdalam kolaborasi militer.
5. Memperkuat Pertahanan 3 Negara
“Pembicaraan pertahanan trilateral ini terjadi setelah gencatan senjata antara Pakistan dan India yang mengakhiri bentrokan militer selama empat hari antara kedua negara tetangga yang memiliki senjata nuklir tersebut pada bulan Mei,” tambah Bloomberg.Laporan tersebut juga mengakui ketegangan Pakistan dengan Afghanistan menyusul bentrokan perbatasan, serta upaya Turki dan Qatar untuk menengahi pembicaraan, yang tidak menghasilkan kesimpulan.
Pakistan dan Arab Saudi telah lama memiliki hubungan yang beragam yang berakar pada kerja sama militer strategis, kepentingan ekonomi bersama, dan warisan Islam yang sama.
Hubungan ini mencakup bantuan ekonomi dan pasokan energi, dengan Riyadh menjadi sumber bantuan keuangan dan minyak yang signifikan bagi Islamabad.
Dengan Turki, kerja sama pertahanan tetap menjadi pilar utama hubungan bilateral. Menurut laporan Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) tahun 2023, Turki adalah pemasok senjata terbesar kedua Pakistan, yang menyumbang 11% dari total impor senjatanya.
Kemitraan pertahanan telah berkembang secara signifikan, dengan proyek bersama seperti kapal perang Milgem, modernisasi pesawat, dan pengadaan drone yang memperdalam kolaborasi militer.
(ahm)
Lihat Juga :