Fatah Murka UNRWA Pecat 575 Karyawan di Gaza

Jum'at, 09 Januari 2026 - 15:04 WIB
Fatah mengatakan karyawan yang terkena dampak bukan hanya staf administrasi tetapi juga keluarga pengungsi yang berjuang untuk bertahan hidup, banyak di antaranya termasuk anak-anak tanpa tempat tinggal atau sumber pendapatan yang stabil.

Mereka digambarkan sebagai salah satu komponen terpenting masyarakat Palestina, terutama selama krisis kemanusiaan saat ini.

Gerakan tersebut menyerukan Sekretaris Jenderal PBB untuk campur tangan langsung dengan manajemen UNRWA untuk membatalkan keputusan tersebut dan mempekerjakan kembali semua karyawan yang dipecat tanpa syarat.

Fatah juga mendesak lembaga-lembaga internasional memenuhi tanggung jawab hukum mereka dalam menangani apa yang digambarkan sebagai krisis serius dan semakin memburuk.

Fatah memperingatkan pemecatan tersebut akan memiliki konsekuensi kemanusiaan dan sosial yang berat, menegaskan kembali dukungan penuhnya terhadap hak dan martabat para pekerja yang terkena dampak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!