Pendonor Utama Lobi Zionis Israel Untung Besar dari Penculikan Maduro oleh AS

Rabu, 07 Januari 2026 - 12:05 WIB
Caracas gagal membayar utangnya pada tahun 2017, dan harga obligasinya anjlok pada tahun 2019 ketika AS memberikan sanksi terhadap penjualan minyak PDVSA.

Sekitar 20% dari utang tersebut terutang kepada China dan Rusia, yang telah mendukung pemerintahan Maduro.

Jika penjualan Citgo diselesaikan, hal itu akan menggarisbawahi bagaimana investor AS, khususnya hedge fund yang membeli utang Venezuela dengan harga murah, memperoleh keuntungan dari gempa geopolitik di Amerika Selatan.

Jumlah korban tewas akibat serangan AS di Venezuela telah meningkat menjadi lebih dari 80 orang, termasuk warga sipil dan anggota pasukan keamanan, menurut laporan AP pada hari Selasa.

Pasukan khusus AS menculik presiden Venezuela dari ibu kota, Caracas, pada Sabtu pagi, sementara jet tempur Amerika membombardir instalasi dan pangkalan militer utama di seluruh negeri.

Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, mengatakan penculikan Maduro oleh AS memiliki "nuansa Zionis".

Rodriguez, yang menjabat sebagai wakil presiden Maduro, telah ditunjuk oleh Mahkamah Agung untuk memimpin negara itu secara sementara.

Baca juga: Takut Dicaplok Trump, Denmark Perkuat Militer di Greenland
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!