Trump Ancam Penerus Maduro Lebih Tragis Jika Venezuela Tak Turuti Maunya AS

Senin, 05 Januari 2026 - 06:52 WIB
"Kami tidak akan menilai langkah selanjutnya hanya berdasarkan apa yang dikatakan dalam konferensi pers. Pada akhirnya, kami ingin melihat tindakan nyata," kata Rubio kepada "This Week" ABC pada hari Minggu.

“Ada banyak alasan berbeda mengapa orang-orang muncul di televisi dan mengatakan hal-hal tertentu di negara-negara ini, terutama 15 jam atau 12 jam setelah orang yang dulunya memimpin rezim sekarang diborgol dan dalam perjalanan ke New York," paparnya.

Senator Tom Cotton, sekutu Trump yang sebelumnya mendukung intervensi militer di luar negeri, menyebut Rodriguez sebagai penguasa yang tidak sah dan menyerukan pembangunan kembali pemerintahan Venezuela yang didukung AS.

“Kami tidak mengakui Delcy Rodriguez sebagai penguasa sah Venezuela,” kata Cotton kepada “State of the Union” CNN pada hari Minggu.

“Mereka mengendalikan militer dan dinas keamanan. Kita harus menghadapi fakta itu, tetapi itu tidak menjadikan mereka pemimpin yang sah.”

“Yang kami inginkan adalah pemerintahan Venezuela di masa depan yang pro-Amerika, yang akan berkontribusi pada stabilitas, ketertiban, dan kemakmuran, tidak hanya di Venezuela, tetapi juga di wilayah kita sendiri,” imbuh dia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!