Trump Siap Serang Iran Terkait Kematian Pengunjuk Rasa
Sabtu, 03 Januari 2026 - 06:25 WIB
Namun, Benjamin Netanyahu memperjelas selama wawancara yang diberikannya saat kunjungannya ke AS bahwa ia sedang berupaya melancarkan kembali serangan terhadap Iran, dan mencari dukungan AS.
Berbicara kepada saluran televisi Newsmax yang bersekutu dengan Trump, Netanyahu terus mengutarakan argumennya selama bertahun-tahun untuk serangan AS terhadap Iran.
"Mereka mengerahkan kekuatan mereka di mana-mana, mengekspor terorisme tidak hanya ke setiap bagian Timur Tengah, tetapi juga ke Venezuela. Mereka bersekongkol dengan rezim Maduro," klaimnya.
Pemerintahan Trump secara terbuka mengancam Presiden Venezuela Nicolas Maduro dengan invasi AS dan perubahan rezim.
Mereka telah melancarkan hampir selusin serangan terhadap kapal-kapal di Laut Karibia yang menurut AS adalah kapal-kapal penyelundup narkoba yang datang dari Venezuela.
"Mereka mengekspor terorisme ke Amerika, ke belahan bumi Amerika," kata Netanyahu tentang Iran. "Saya pikir kita telah memberi mereka pukulan telak, tetapi masih ada beberapa pekerjaan yang harus dilakukan dengan proksi-proksi tersebut, dan kita sedang melakukannya."
Baca juga: Iran Kejutkan Dunia, Siap Jual Rudal Canggih dan Kapal Perang dengan Mata Uang Kripto
Berbicara kepada saluran televisi Newsmax yang bersekutu dengan Trump, Netanyahu terus mengutarakan argumennya selama bertahun-tahun untuk serangan AS terhadap Iran.
"Mereka mengerahkan kekuatan mereka di mana-mana, mengekspor terorisme tidak hanya ke setiap bagian Timur Tengah, tetapi juga ke Venezuela. Mereka bersekongkol dengan rezim Maduro," klaimnya.
Pemerintahan Trump secara terbuka mengancam Presiden Venezuela Nicolas Maduro dengan invasi AS dan perubahan rezim.
Mereka telah melancarkan hampir selusin serangan terhadap kapal-kapal di Laut Karibia yang menurut AS adalah kapal-kapal penyelundup narkoba yang datang dari Venezuela.
"Mereka mengekspor terorisme ke Amerika, ke belahan bumi Amerika," kata Netanyahu tentang Iran. "Saya pikir kita telah memberi mereka pukulan telak, tetapi masih ada beberapa pekerjaan yang harus dilakukan dengan proksi-proksi tersebut, dan kita sedang melakukannya."
Baca juga: Iran Kejutkan Dunia, Siap Jual Rudal Canggih dan Kapal Perang dengan Mata Uang Kripto
(sya)
Lihat Juga :