Kibuli Rusia, Ukraina Palsukan Kematian Pengkhianat Kremlin yang Kepalanya Dihargai Rp8 Miliar

Jum'at, 02 Januari 2026 - 13:07 WIB
"Pembunuhannya diperintahkan oleh dinas khusus negara agresor Rusia, yang mengalokasikan setengah juta dolar untuk melaksanakan kejahatan tersebut. Sebagai hasil dari operasi khusus yang komprehensif, [nyawanya] diselamatkan, dan lingkaran individu diidentifikasi: dalang di dalam dinas khusus Rusia dan para pelakunya," kata GUR dan Unit Khusus Timur.

Unit Khusus Timur mengeklaim anggotanya, dengan identitas yang tidak diketahui intelijen Rusia, bekerja seolah-olah menjalankan perintah badan intelijen Rusia untuk membunuh Kapustin.

"Pihak kami juga menerima sejumlah dana yang sesuai yang dialokasikan oleh badan intelijen Rusia untuk pelaksanaan kejahatan ini," kata unit tersebut, seperti dikutip dari The Guardian, Jumat (2/1/2026).

Budanov mengatakan dalam sebuah video yang diunggah daring, yang menunjukkan dirinya dan Kapustin: “Pertama-tama, Denis, saya mengucapkan selamat atas kembalinya Anda ke kehidupan. Ini selalu menyenangkan. Saya senang bahwa dana yang diterima dari perintah pembunuhan Anda digunakan untuk membantu perjuangan kami.”

Menurut laporan kantor berita AFP, Kapustin memiliki masa lalu yang kontroversial yang terkait dengan sayap kanan dan hooliganisme sepak bola, dan beberapa milisinya telah menyuarakan pandangan neo-Nazi.

Rusia telah mendeklarasikan Kapustin sebagai teroris atas pengkhianatan yang dilakukannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!