Ukraina Sangkal Serangan 91 Drone Kamikaze ke Kediaman Putin: 'Ini Kebohongan Rusia'

Selasa, 30 Desember 2025 - 08:45 WIB
"Manipulasi Rusia mengenai dugaan upaya untuk menyerang kediaman Putin adalah rekayasa hanya untuk satu alasan: untuk menciptakan dalih dan pembenaran palsu bagi serangan Rusia lebih lanjut terhadap Ukraina, serta untuk melemahkan dan menghambat proses perdamaian," paparnya.

"Taktik Rusia yang biasa: menuduh pihak lain melakukan atau merencanakan apa yang Anda lakukan sendiri," ujarnya.

"Pertama, Rusia telah menyerang gedung pemerintah Ukraina tahun ini. Kedua, Ukraina hanya menyerang target militer yang sah di wilayah Rusia—sebagai tanggapan atas serangan Rusia terhadap Ukraina," terangnya.

"Ketiga, Rusia adalah agresor, dan Ukraina adalah negara yang telah diserang dan membela diri sesuai dengan pasal 51 Piagam PBB. Tidak boleh ada kesamaan yang keliru antara agresor dan negara yang membela diri."

Dia mendesak dunia internasional untuk mengutuk pernyataan provokatif Rusia yang bertujuan untuk menggagalkan proses perdamaian yang konstruktif. "Ukraina tetap berkomitmen pada upaya perdamaian yang dipimpin oleh Amerika Serikat, dengan partisipasi mitra-mitra Eropa," katanya.

Versi Rusia soal Serangan 91 Drone



Moskow sebelumnya menyatakan militer Ukraina telah meluncurkan serangan 91 drone kamikaze jarak jauh ke kediaman negara Presiden Rusia Vladimir Putin di Wilayah Novgorod pada Minggu malam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!