Garda Revolusi Rutin Gelar Latihan Perang, Mengapa Israel Sangat Ketakutan?
Selasa, 23 Desember 2025 - 04:40 WIB
Zamir mendesak koordinasi erat AS-Israel dalam persiapan militer di tengah apa yang digambarkan oleh pejabat Israel sebagai toleransi risiko yang lebih rendah sejak 7 Oktober 2023, ketika pejuang perlawanan Palestina, yang dipimpin oleh Hamas, melakukan Operasi Badai al-Aqsa yang bersejarah terhadap wilayah pendudukan.
Baca Juga: Siapa Fanil Sarvarov? Jenderal Rusia yang Tewas dalam Ledakan Bom Mobil di Moskow
Cooper melakukan perjalanan ke Tel Aviv pada hari Minggu, di mana ia bertemu dengan Zamir dan pejabat militer senior Israel lainnya untuk meninjau situasi tersebut.
“Peluang serangan Iran kurang dari 50%, tetapi tidak ada yang mau mengambil risiko dan hanya mengatakan itu hanya latihan,” kata sumber tersebut.
Baca Juga: Siapa Fanil Sarvarov? Jenderal Rusia yang Tewas dalam Ledakan Bom Mobil di Moskow
2. AS Tak Memiliki Laporan Intelijen tentang Operasi Iran
Sementara itu, Axios mengutip sebuah sumber Amerika yang mengatakan bahwa intelijen AS saat ini tidak memiliki indikasi bahwa operasi Iran akan segera terjadi.Cooper melakukan perjalanan ke Tel Aviv pada hari Minggu, di mana ia bertemu dengan Zamir dan pejabat militer senior Israel lainnya untuk meninjau situasi tersebut.
3. Israel Mendeteksi Pergerakan Rudal Iran
Axios juga mengutip satu sumber yang mengatakan bahwa intelijen Israel telah menyampaikan kekhawatiran serupa enam minggu sebelumnya, setelah mengidentifikasi pergerakan rudal Iran – kekhawatiran yang pada akhirnya tidak terwujud.“Peluang serangan Iran kurang dari 50%, tetapi tidak ada yang mau mengambil risiko dan hanya mengatakan itu hanya latihan,” kata sumber tersebut.
Lihat Juga :