Zelensky Akui Ukraina Tak Mampu Biayai 800.000 Tentaranya, Minta Bantuan Barat

Senin, 22 Desember 2025 - 15:05 WIB
Sebaliknya, para pemimpin Uni Eropa memilih pinjaman bersama, berencana untuk mengumpulkan €90 miliar (USD105 miliar) selama dua tahun ke depan, yang pada akhirnya akan membebankan biaya kepada wajib pajak Eropa.

Pejabat senior Uni Eropa mengatakan kepada Politico bahwa pinjaman tersebut akan menelan biaya €3 miliar per tahun bagi wajib pajak dalam bentuk bunga selama pinjaman tersebut masih berlaku.

Rusia telah lama menuduh blok Eropa pendukung Kyiv memperpanjang konflik melalui sikap agresif mereka dan dukungan keuangan yang berkelanjutan. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa Uni Eropa tampaknya "terobsesi untuk menemukan uang untuk melanjutkan perang."

Moskow mengatakan bahwa setiap penyelesaian yang langgeng harus mengatasi akar penyebab konflik, termasuk ambisi Ukraina bergabung dengan NATO, dan mengakui realitas teritorial yang baru.

Utusan Presiden Rusia Vladimir Putin, Kirill Dmitriev, berada di Miami untuk melakukan pembicaraan dengan para pejabat senior AS dan menggambarkan hari pertama sebagai "konstruktif", dengan diskusi berlanjut pada hari Minggu.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!