4 Negara Ini Sepakat Israel dan Hamas Hormati Kesepakatan Gencatan Senjata

Minggu, 21 Desember 2025 - 18:35 WIB
Pernyataan itu menyerukan “pembentukan dan pengoperasian dalam waktu dekat” pemerintahan transisi, yang akan terjadi pada fase kedua perjanjian, dan mengatakan bahwa konsultasi akan berlanjut dalam beberapa minggu mendatang mengenai implementasinya.

Berdasarkan ketentuan kesepakatan gencatan senjata, Israel seharusnya menarik diri dari posisinya di Gaza, otoritas sementara akan memerintah wilayah Palestina menggantikan Hamas, dan pasukan stabilisasi internasional akan dikerahkan.

Pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan harapan bahwa negara-negara akan menyumbangkan pasukan untuk pasukan stabilisasi, tetapi juga mendesak pelucutan senjata Hamas, memperingatkan bahwa proses tersebut akan berantakan kecuali hal itu terjadi.

Pertemuan juga diadakan antara kepala negosiator Hamas, Khalil al-Hayya, dan kepala intelijen Turki Ibrahim Kalin di Istanbul pada hari Sabtu.

Dalam pernyataan dari Hamas setelah pertemuan tersebut, kelompok itu mengatakan bahwa mereka berkomitmen untuk mematuhi perjanjian gencatan senjata, meskipun ada pelanggaran dari Israel.

“Delegasi menekankan perlunya menghentikan pelanggaran yang terus-menerus ini,” tambah pernyataan itu.

“Delegasi tersebut juga meninjau situasi kemanusiaan yang memburuk di Jalur Gaza seiring datangnya musim dingin, menekankan prioritas penting untuk segera mendatangkan tenda, karavan, dan alat berat untuk menyelamatkan rakyat kami dari kematian akibat kedinginan dan tenggelam, mengingat kerusakan infrastruktur dan rumah-rumah.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!