Rudal-rudal Rusia Serang Pelabuhan Ukraina, 8 Orang Tewas, 27 Lainnya Terluka

Minggu, 21 Desember 2025 - 06:13 WIB
Moskow tidak segera mengakui laporan serangan tersebut. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada hari Sabtu bahwa pada hari sebelumnya, mereka telah menyerang infrastruktur transportasi dan penyimpanan yang digunakan oleh angkatan bersenjata Ukraina, bersama dengan fasilitas energi dan fasilitas yang memasok upaya perang Kyiv.

Sementara itu, Staf Umum Ukraina mengatakan pada hari Sabtu bahwa drone-drone Ukraina menghantam anjungan minyak Rusia, kapal patroli militer Okhotnik, dan fasilitas lainnya. Disebutkan bahwa kapal tersebut sedang berpatroli di Laut Kaspia dekat platform produksi minyak dan gas. Menurut staf tersebut, luasnya kerusakan masih sedang diklarifikasi.

Platform pengeboran di ladang minyak dan gas Filanovsky juga terkena serangan. Fasilitas tersebut dioperasikan oleh raksasa minyak Rusia; Lukoil. Lebih lanjut, drone-drone Ukraina turut menyerang sistem radar di wilayah Krasnosilske di Crimea, yang secara ilegal dianeksasi Rusia dari Ukraina pada tahun 2014.

Tidak ada komentar langsung dari pemerintah Rusia maupun Lukoil. Perusahaan tersebut adalah salah satu dari dua perusahaan minyak besar Rusia—bersama dengan Gazprom milik negara—yang baru-baru ini dikenai sanksi AS dengan bertujuan untuk merampas pendapatan ekspor minyak Moskow yang membantunya mempertahankan perang.

Kyiv telah menggunakan argumen serupa untuk membenarkan serangan jarak jauh selama berbulan-bulan terhadap infrastruktur minyak Rusia, yang menurut mereka mendanai dan secara langsung memicu invasi besar-besaran Kremlin, yang hampir berlangsung empat tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!