Penasihat Senior PM Ungkap Jepang Perlu Kembangkan Senjata Nuklir Sendiri

Jum'at, 19 Desember 2025 - 17:49 WIB
Setelah perang, Jepang bergabung dengan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir, yang hanya mengakui lima negara bersenjata nuklir – China, Prancis, Rusia, AS, dan Inggris.

Selain itu, Tokyo mengadopsi prinsip unilateral pada tahun 1967, berjanji tidak memiliki, memproduksi, atau mengizinkan penempatan senjata nuklir di wilayahnya.

Penasihat tersebut dilaporkan menyarankan Jepang mungkin perlu mempertimbangkan kembali komitmennya untuk membangun pencegahan independen sebagai respons terhadap ancaman yang dirasakan dari China, Rusia, dan Korea Utara.

Baca juga: 7.000 Petani Bentrok dengan Polisi di Kantor Pusat Uni Eropa, 1.000 Traktor Lumpuhkan Kota
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!