Bahrain, UEA dan Israel Teken Perjanjian Damai di Gedung Putih

Rabu, 16 September 2020 - 01:57 WIB
Menteri Luar Negeri Bahrain, Abdullatif bin Rashid Al-Zayani, mengatakan bahwa Sudah terlalu lama Timur Tengah dilanda konflik dan ketidakpercayaan. “Sekarang saya yakin kami memiliki kesempatan untuk mengubahnya," katanya.

Detail poin-poin perjanjian damai itu tidak diungkap. Namun, UEA dilaporkan menuntut Israel menagguhkan rencana menganeksasi Tepi Barat dari Palestina. Laporan lain menyebutkan UEA minta Amerika menjual jet tempur siluman F-35 dan senjata canggih AS lainnya kepada Emirat sebagai imbalan normalisasi dengan Israel.

Sedangkan poin-poin perjanjian damai Bahrain dengan Israel belum diketahui. Iran seperti halnya Palestina mengecam keras perjanjian damai tersebut.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!