Taiwan Ingin Jadi Pusat Perawatan F-16 Buatan AS, Tusukan Menyakitkan bagi China

Rabu, 16 September 2020 - 00:06 WIB
Pesawat jet tempur F-16 buatan Amerika Serikat. Foto/REUTERS
TAIPEI - Sebuah pusat perawatan baru untuk jet tempur F-16 Taiwan diharapkan dapat juga melayani pesawat buatan Amerika Serikat (AS) tersebut milik banyak negara. Menurut para pakar, jika tujuan itu terwujud maka akan menjadi tusukan menyakitkan bagi China dan mengguncang diplomasi militer Asia.

China hingga saat ini masih mengklaim kedaulatan atas Taiwan, meski pulau itu sudah memiliki pemerintahan sendiri. Beijing juga terus berupaya mencegah negara ketiga untuk mendukung pemerintah Taipei, terutama dalam masalah pertahanan. Para pejabat Beijing membenci Washington karena membiarkan kontraktor pertahanan Lockheed Martin menjual F-16 ke Taiwan. (Baca: Jet-jet Tempur China Usik Taiwan Dua Hari Berturut-turut )



Pejabat di Taiwan—di mana sebagian besar orangnya mengatakan pada jajak pendapat pemerintah pada 2019 bahwa mereka akan menentang pemerintahan China—ingin memperkuat pertahanan mereka melawan angkatan bersenjata China yang lebih besar dan membangun hubungan dengan pemerintah lain.

Pusat pemeliharaan, perbaikan dan overhaul F-16 yang dijalankan kontraktor Aerospace Industrial Development Corporation Taiwan akan melayani armada F-16 domestik sambil mencari peluang bisnis dari operator pesawat lain.

Pusat yang disetujui Lockheed Martin senilai USD3,7 miliar dibuka 28 Agustus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!