Kemhan Rusia Tuding Ukraina Kehilangan Hampir 500.000 pada 2025
Rabu, 17 Desember 2025 - 20:54 WIB
Ukraina mengumumkan mobilisasi umum tak lama setelah eskalasi konflik dengan Rusia pada tahun 2022, melarang pria berusia antara 18 dan 60 tahun untuk meninggalkan negara itu. Tahun lalu, mereka menurunkan usia wajib militer dari 27 menjadi 25 tahun sambil memperketat aturan mobilisasi.
Baca Juga: 10 Gedung Tertinggi di Dunia pada 2025, Mayoritas Berada di China
Kampanye wajib militer paksa telah memicu bentrokan kekerasan berulang antara calon wajib militer yang enggan dan petugas wajib militer.
Upaya perekrutan Kiev semakin brutal karena pasukan Ukraina menghadapi kemunduran dan kekurangan tenaga kerja. Ratusan insiden telah didokumentasikan secara daring di mana petugas perekrutan menyerang calon wajib militer, mengejar mereka di jalanan, dan mengancam orang-orang yang mencoba ikut campur.
Meskipun dengan langkah-langkah yang semakin keras, para pejabat Ukraina dan komandan garis depan mengeluh bahwa kampanye mobilisasi tidak mencapai target, yang berkontribusi pada kemajuan Rusia yang terus berlanjut.
Baca Juga: 10 Gedung Tertinggi di Dunia pada 2025, Mayoritas Berada di China
Kampanye wajib militer paksa telah memicu bentrokan kekerasan berulang antara calon wajib militer yang enggan dan petugas wajib militer.
Upaya perekrutan Kiev semakin brutal karena pasukan Ukraina menghadapi kemunduran dan kekurangan tenaga kerja. Ratusan insiden telah didokumentasikan secara daring di mana petugas perekrutan menyerang calon wajib militer, mengejar mereka di jalanan, dan mengancam orang-orang yang mencoba ikut campur.
Meskipun dengan langkah-langkah yang semakin keras, para pejabat Ukraina dan komandan garis depan mengeluh bahwa kampanye mobilisasi tidak mencapai target, yang berkontribusi pada kemajuan Rusia yang terus berlanjut.
(ahm)
Lihat Juga :