Thailand Desak Pengumuman Gencatan Senjata Sepihak dari Kamboja

Rabu, 17 Desember 2025 - 10:22 WIB
Perang berkecamuk antara Thailand dan Kamboja. Foto/ndtv
BANGKOK - Thailand menuntut Kamboja harus menjadi pihak pertama yang mengumumkan penghentian pertempuran untuk mengakhiri babak bentrokan terbaru antara kedua negara tetangga di Asia Tenggara tersebut.

“Sebagai pihak yang menyerang wilayah Thailand, Kamboja harus mengumumkan gencatan senjata terlebih dahulu,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Maratee Nalita Andamo dalam konferensi pers di Bangkok pada hari Selasa (16/12/2025), seperti dilaporkan kantor berita AFP.



Ia menambahkan Kamboja juga harus bekerja sama “dengan tulus” dalam upaya membersihkan ranjau darat di wilayah perbatasan.

Tidak ada tanggapan langsung dari Kamboja. Masing-masing negara saling menyalahkan atas provokasi bentrokan tersebut, mengklaim pembelaan diri dan menyalahkan pihak lain atas serangan terhadap warga sipil.

Puluhan Tewas



Pertempuran antara kedua negara tetangga, yang dipicu klaim wilayah yang telah lama diperebutkan di sepanjang perbatasan darat mereka sepanjang 817 km (508 mil), kembali berkobar akibat bentrokan pada 7 Desember.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!