Teori Konspirasi Sebut Mossad Jadi Dalang Operasi Penembakan di Pantai Bondi, Berikut 5 Motifnya
Senin, 15 Desember 2025 - 17:05 WIB
"Bondi adalah operasi bendera palsu untuk memulai perang lain," tulis Michael Rivero, yang akun X-nya memiliki sepuluh ribu pengikut.
BacaJuga: Siapa Dalang Utama Penembakan Massal di Pantai Bondi? Dugaan Mengarah ke ISIS hingga Iran
"Naveed Akram adalah seorang tentara IDF yang bertugas di Gaza dan kembali ke Australia," kata sebuah akun bernama Jvnior dalam sebuah unggahan dengan lebih dari enam juta tayangan di X. "Hari ini, dia kehilangan akal sehatnya dan membunuh 12 orang Yahudi."
BacaJuga: Siapa Dalang Utama Penembakan Massal di Pantai Bondi? Dugaan Mengarah ke ISIS hingga Iran
2. Naveed Akram Diduga Adalah Mantan Tentara Israel
Beberapa komentator mengklaim bahwa pengalaman para penyerang dengan senjata api membuktikan bahwa mereka sebenarnya adalah tentara IDF yang diperintahkan untuk melakukan operasi bendera palsu. Yang lain mengklaim bahwa salah satu teroris yang diduga adalah seorang tentara IDF yang memiliki masalah mental karena dinasnya di Gaza."Naveed Akram adalah seorang tentara IDF yang bertugas di Gaza dan kembali ke Australia," kata sebuah akun bernama Jvnior dalam sebuah unggahan dengan lebih dari enam juta tayangan di X. "Hari ini, dia kehilangan akal sehatnya dan membunuh 12 orang Yahudi."
3. Ada Dugaan Aktor yang Jadi Korban Kekerasan
Bukti lain yang diduga sebagai manipulasi peristiwa oleh Israel yang dihebohkan oleh para penganut teori konspirasi adalah dugaan penggunaan aktor yang ditanam untuk berpura-pura menjadi korban kekerasan. Saudara laki-laki komentator sayap kanan Tucker Carlson mempromosikan teori bahwa kepala Dewan Urusan Australia/Israel & Yahudi (AIJAC) Sydney, Arsen Ostrovsky, yang terluka dalam serangan itu, adalah "aktor krisis."Lihat Juga :