Trump Sangat Frustrasi dengan Rusia dan Ukraina, Tak Mau Berunding Lagi
Jum'at, 12 Desember 2025 - 08:13 WIB
“Mereka melihat pasukan Ukraina meninggalkan wilayah Donetsk, dan kompromi yang diharapkan adalah pasukan Rusia tidak memasuki wilayah ini...yang sudah mereka sebut sebagai 'zona ekonomi bebas'," kata Zelensky tentang rencana AS.
Zelensky telah lama mengatakan bahwa dia tidak memiliki hak konstitusional atau moral untuk menyerahkan tanah Ukraina kepada Rusia dan mengatakan pada hari Kamis bahwa rakyat Ukraina harus memiliki keputusan akhir.
“Baik melalui pemilihan umum atau referendum, harus ada sikap dari rakyat Ukraina,” katanya.
Zelensky juga menolak gagasan penarikan sepihak pasukan Ukraina dari wilayah Donetsk.
“Mengapa pihak lain dalam perang tidak mundur dengan jarak yang sama ke arah lain?” katanya, menambahkan bahwa masih ada "banyak sekali pertanyaan" yang belum terselesaikan.
Berdasarkan rencana AS, Rusia akan melepaskan wilayah yang telah direbutnya di wilayah Kharkiv, Sumy, dan Dnipropetrovsk — tiga wilayah yang belum diklaim secara resmi oleh Moskow.
Pada tahun 2022, Rusia mengeklaim secara resmi mencaplok wilayah Donetsk, Kherson, Luhansk, dan Zaporizhzhia, meskipun tidak sepenuhnya menguasai wilayah tersebut.
Pasukan Ukraina masih menguasai sekitar seperlima wilayah Donetsk, menurut analisis AFP terhadap data dari Institut Studi Perang (ISW).
Sebagian besar wilayah timur dan selatan Ukraina telah hancur akibat pertempuran. Puluhan ribu orang tewas dan jutaan orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka.
Rusia, yang memiliki keunggulan jumlah personel dan persenjataan militer, terus maju di medan perang.
Zelensky telah lama mengatakan bahwa dia tidak memiliki hak konstitusional atau moral untuk menyerahkan tanah Ukraina kepada Rusia dan mengatakan pada hari Kamis bahwa rakyat Ukraina harus memiliki keputusan akhir.
“Baik melalui pemilihan umum atau referendum, harus ada sikap dari rakyat Ukraina,” katanya.
Banyak Sekali Pertanyaan
Zelensky juga menolak gagasan penarikan sepihak pasukan Ukraina dari wilayah Donetsk.
“Mengapa pihak lain dalam perang tidak mundur dengan jarak yang sama ke arah lain?” katanya, menambahkan bahwa masih ada "banyak sekali pertanyaan" yang belum terselesaikan.
Berdasarkan rencana AS, Rusia akan melepaskan wilayah yang telah direbutnya di wilayah Kharkiv, Sumy, dan Dnipropetrovsk — tiga wilayah yang belum diklaim secara resmi oleh Moskow.
Pada tahun 2022, Rusia mengeklaim secara resmi mencaplok wilayah Donetsk, Kherson, Luhansk, dan Zaporizhzhia, meskipun tidak sepenuhnya menguasai wilayah tersebut.
Pasukan Ukraina masih menguasai sekitar seperlima wilayah Donetsk, menurut analisis AFP terhadap data dari Institut Studi Perang (ISW).
Sebagian besar wilayah timur dan selatan Ukraina telah hancur akibat pertempuran. Puluhan ribu orang tewas dan jutaan orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka.
Rusia, yang memiliki keunggulan jumlah personel dan persenjataan militer, terus maju di medan perang.
Lihat Juga :