Biden dan Trump Berselisih Soal Kebakaran Hutan

Selasa, 15 September 2020 - 19:09 WIB
“Saya pikir ini lebih merupakan situasi manajemen,” jawab Trump.(Baca juga: Kebakaran Mengerikan California Tewaskan 33 Orang, AS Keluarkan 'Bendera Merah' )

Tanpa menyebutkan kebakaran hutan besar yang telah mengamuk di tempat lain di seluruh dunia dalam beberapa tahun terakhir - dari Eropa selatan hingga Australia dan Siberia - Trump menegaskan bahwa negara lain tidak memiliki masalah ini.

“Mereka memiliki pohon yang lebih eksplosif, artinya mereka lebih mudah terbakar,” ujarnya. “Tapi mereka tidak punya masalah seperti ini,” sambungnya.

Presiden dan pemerintahannya telah lama berusaha untuk menyalahkan pejabat negara atas kebakaran hutan yang dahsyat, dengan mengatakan hutan dan semak yang tersumbat bahan bakar perlu diencerkan, lebih banyak sekat api harus dipotong dan puing-puing yang mudah terbakar dibersihkan dari hutan.

Trump mengatakan perbaikan pengelolaan hutan adalah sesuatu yang dapat ditangani dengan cepat, sedangkan perubahan iklim akan membutuhkan lebih banyak waktu dan membutuhkan kerja sama internasional yang menurutnya masih kurang.

“Ketika Anda mengalami perubahan iklim, apakah India akan mengubah caranya? Dan apakah China akan mengubah caranya? Dan Rusia? Apakah Rusia akan mengubah caranya? ” cetusnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!