Profil Suthida Tidjai, Ratu Thailand yang Ikut Bertanding di SEA Games 2025
Kamis, 11 Desember 2025 - 10:36 WIB
Dia lahir di Hat Yai, Provinsi Songkhla, pada 3 Juni 1978. Nama lahirnya Suthida Tidjai. Setelah dinikahi oleh Raja Maha Vajiralongkorn pada 1 Mei 2019, dia menerima gelar penuh kerajaan: Somdet Phra Nang Chao Suthida Bajrasudhabimalalakshana Phra Borommarachini, yang bermakna Ratu Suthida Bajrasudhabimalalakshana.
Sebelum dikenal publik sebagai Ratu Thailand, Suthida bekerja sebagai pramugari di maskapai Thai Airways International, posisi yang cukup prestisius di negeri Gajah Putih. Penampilannya yang anggun dan sikapnya yang tegas menarik perhatian banyak kalangan.
Pada awal 2010-an, Suthida bergabung dengan lingkaran dekat Vajiralongkorn yang saat itu masih berstatus sebagai Putra Mahkota Kerajaan Thailand. Tidak lama kemudian, dia direkrut untuk bergabung dalam unit keamanan pribadi Vajiralongkorn, sebuah langkah tak biasa bagi mantan pramugari tersebut.
Sebagai bodyguard Putra Mahkota, Suthida mulai meniti karier militer pada 2013. Dia mengikuti berbagai pelatihan tempur dan keamanan, serta menunjukkan loyalitas mutlak kepada sang pangeran mahkota.
Tak lama setelah terjun ke dunia militer, Suthida dengan cepat memperoleh pangkat tinggi. Dalam waktu singkat, dia naik ke posisi komandan unit pengawal khusus Vajiralongkorn, dengan pangkat Mayor Jenderal (Mayjen).
Kecepatan kenaikan pangkatnya sempat menimbulkan banyak perhatian publik dan spekulasi politik. Pada 2016, setelah kematian Raja Bhumibol Adulyadej, Vajiralongkorn naik takhta sebagai Raja Rama X. Seiring dengan momen itu, posisi Suthida semakin menguat. Dia diangkat sebagai Wakil Komandan Pasukan Pengawal Raja dan menerima berbagai penghargaan istana.
Tak hanya menjadi pengawal, Suthida juga disebut-sebut sebagai figur penting dalam lingkaran dalam kekuasaan Raja Maha Vajiralongkorn.
Pada 2017, Suthida dipromosikan menjadi Jenderal Angkatan Darat Thailand. Kejutan besar datang pada 1 Mei 2019, hanya tiga hari sebelum upacara penobatan resmi Raja Rama X. Dalam sebuah upacara privat yang disiarkan televisi nasional, Raja Maha Vajiralongkorn menikahi Suthida dan langsung menganugerahinya gelar kerajaan “Ratu Suthida Bajrasudhabimalalakshana".
Pada saat pernikahan tersebut, Suthida telah menyandang pangkat jenderal dan menjabat komando penting dalam pasukan istana. Publik Thailand terperangah. Pasalnya, sebelum pernikahan, hubungan keduanya tidak pernah diumumkan secara resmi, meskipun rumor telah beredar luas selama bertahun-tahun.
Sebelum dikenal publik sebagai Ratu Thailand, Suthida bekerja sebagai pramugari di maskapai Thai Airways International, posisi yang cukup prestisius di negeri Gajah Putih. Penampilannya yang anggun dan sikapnya yang tegas menarik perhatian banyak kalangan.
Pada awal 2010-an, Suthida bergabung dengan lingkaran dekat Vajiralongkorn yang saat itu masih berstatus sebagai Putra Mahkota Kerajaan Thailand. Tidak lama kemudian, dia direkrut untuk bergabung dalam unit keamanan pribadi Vajiralongkorn, sebuah langkah tak biasa bagi mantan pramugari tersebut.
Sebagai bodyguard Putra Mahkota, Suthida mulai meniti karier militer pada 2013. Dia mengikuti berbagai pelatihan tempur dan keamanan, serta menunjukkan loyalitas mutlak kepada sang pangeran mahkota.
Tak lama setelah terjun ke dunia militer, Suthida dengan cepat memperoleh pangkat tinggi. Dalam waktu singkat, dia naik ke posisi komandan unit pengawal khusus Vajiralongkorn, dengan pangkat Mayor Jenderal (Mayjen).
Kecepatan kenaikan pangkatnya sempat menimbulkan banyak perhatian publik dan spekulasi politik. Pada 2016, setelah kematian Raja Bhumibol Adulyadej, Vajiralongkorn naik takhta sebagai Raja Rama X. Seiring dengan momen itu, posisi Suthida semakin menguat. Dia diangkat sebagai Wakil Komandan Pasukan Pengawal Raja dan menerima berbagai penghargaan istana.
Tak hanya menjadi pengawal, Suthida juga disebut-sebut sebagai figur penting dalam lingkaran dalam kekuasaan Raja Maha Vajiralongkorn.
Pada 2017, Suthida dipromosikan menjadi Jenderal Angkatan Darat Thailand. Kejutan besar datang pada 1 Mei 2019, hanya tiga hari sebelum upacara penobatan resmi Raja Rama X. Dalam sebuah upacara privat yang disiarkan televisi nasional, Raja Maha Vajiralongkorn menikahi Suthida dan langsung menganugerahinya gelar kerajaan “Ratu Suthida Bajrasudhabimalalakshana".
Pada saat pernikahan tersebut, Suthida telah menyandang pangkat jenderal dan menjabat komando penting dalam pasukan istana. Publik Thailand terperangah. Pasalnya, sebelum pernikahan, hubungan keduanya tidak pernah diumumkan secara resmi, meskipun rumor telah beredar luas selama bertahun-tahun.
Lihat Juga :