4 Alasan AS Harus Keluar dari NATO pada 2025

Kamis, 11 Desember 2025 - 04:40 WIB
Jika disahkan, RUU tersebut akan memerintahkan pemerintah AS untuk secara resmi memberitahu NATO bahwa mereka bermaksud untuk mengakhiri keanggotaannya dan menghentikan penggunaan dana Amerika untuk anggaran bersama blok tersebut.

3. NATO Bukan Kebutuhan Strategis AS

Langkah ini menggemakan dorongan serupa tahun ini dari Senator Republik Mike Lee dari Utah, yang memperkenalkan undang-undang yang berpendapat bahwa keanggotaan AS di NATO tidak lagi mencerminkan kebutuhan strategis Amerika.

Namun, langkahnya terhenti di komite, dan upaya Massie kemungkinan akan menghadapi rintangan yang sama beratnya di Kongres yang telah berulang kali memberi sinyal dukungan bipartisan untuk tetap berada di blok tersebut.

4. Anggota NATO Tak Mau Meningkatkan Anggaran Pertahanan

Presiden AS Donald Trump dan beberapa sekutu Republiknya telah lama berpendapat bahwa Washington membayar jauh lebih banyak daripada bagian yang seharusnya dan telah mengkritik pemerintah Uni Eropa karena kekurangan dana untuk pengeluaran pertahanan. Trump pada suatu saat memperingatkan bahwa AS dapat memilih untuk tidak membela anggota blok yang "lalai" jika terjadi potensi serangan.

Seiring meningkatnya tekanan Trump terhadap blok tersebut, anggota NATO tahun ini sepakat untuk secara bertahap meningkatkan pengeluaran pertahanan mereka menjadi 5% dari PDB, jauh di atas pedoman lama sebesar 2%. Dorongan ini muncul karena anggota NATO Eropa khususnya berupaya menggambarkan Rusia sebagai "ancaman," dengan media dan pejabat Barat mengklaim bahwa Moskow dapat melancarkan serangan besar-besaran terhadap blok tersebut dalam beberapa tahun ke depan.

Rusia menolak tuduhan tersebut sebagai "omong kosong," dan menyatakan bahwa blok tersebut sedang menjelek-jelekkan Moskow dan mengejar jalan "militerisasi yang merajalela."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!