Mantan Menteri Olahraga China Dihukum Mati karena Korupsi Rp556 Miliar selama 15 Tahun

Selasa, 09 Desember 2025 - 12:45 WIB
Di China, hukuman mati yang ditangguhkan biasanya diringankan menjadi penjara seumur hidup jika tidak ada kejahatan baru yang dilakukan selama masa percobaan dua tahun, dan hukuman seumur hidup tersebut nantinya dapat dikurangi karena perilaku baik.

Namun, pengadilan memutuskan bahwa Gou tidak akan memenuhi syarat untuk pengurangan hukuman atau pembebasan bersyarat lebih lanjut karena beratnya pelanggarannya dan dampak sosialnya—yang berarti dia akan menghabiskan sisa hidupnya di penjara jika hukumannya diringankan.

Berasal dari provinsi Gansu, Gou mulai bekerja pada tahun 1974 dan bergabung dengan Partai Komunis China pada tahun 1976. Dia menjadi wakil wali kota Beijing pada tahun 2008 dan menjabat sebagai kepala Administrasi Umum Olahraga—setara dengan menteri—dari tahun 2016 hingga Juli 2022. Selama periode tersebut, dia juga menjabat sebagai ketua eksekutif Komite Penyelenggara Olimpiade Musim Dingin dan Paralimpiade Beijing 2022 dan ketua Komite Olimpiade China.

Dia kemudian bertugas di Komite Tetap Komite Nasional Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China sebagai wakil ketua Komite Urusan Etnis dan Agama.

Gou diselidiki pada Mei 2024 sebelum dipecat dari partai dan dicopot dari jabatan publik. Dia didakwa tahun ini atas tuduhan penyuapan dan penyalahgunaan kekuasaan. Pengadilan mengadakan sidang terbuka pada 20 Agustus.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!