Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang, Salah Satunya Disebut Konflik Abadi

Minggu, 07 Desember 2025 - 18:08 WIB
Di seluruh wilayah tersebut, 10,2 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan. Kebutuhan kemanusiaan Chad secara nasional meningkat sebesar 1 juta orang antara tahun 2024 dan 2025, sebagian besar disebabkan oleh konflik.

3. Republik Demokratik Kongo

Sebagai lokasi salah satu perang saudara terburuk dalam sejarah Afrika, Republik Demokratik Kongo telah beralih dari konflik nasional di akhir tahun 1990-an menjadi serangkaian konflik lokal yang lebih kecil yang berfokus pada wilayah tertentu dan berpusat pada tanah, sumber daya, dan kekuasaan.

Meskipun konflik telah menjadi lebih terlokalisasi, hal itu tidak mengurangi dampaknya, dengan gelombang kekerasan sporadis yang melanda seluruh negeri — yang terbaru di provinsi-provinsi timur Kivu Utara dan Selatan. Hingga tahun 2025, hampir 7 juta orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka, sementara lebih dari 21,2 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan.

4. Etiopia

Sejak November 2020, Etiopia telah menghadapi konflik regional yang dimulai di wilayah Tigray dan, kemudian, di Amhara.

Pada awal 2024 (data terbaru), PBB memperkirakan 28,6 juta orang di seluruh negeri membutuhkan bantuan kemanusiaan, banyak di antaranya terdampak kekerasan regional. Kesepakatan damai ditandatangani di Tigray pada November 2022, tetapi upaya pemulihan di sana terus berlanjut, sementara kebutuhan tetap tinggi di Amhara.

5. Gaza

Di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa, sekitar 90% penduduk Gaza (hampir 2 juta orang) terpaksa mengungsi dari rumah mereka sejak Oktober 2023, dengan ribuan orang kehilangan nyawa dan ribuan lainnya hilang. Mata pencaharian dan sistem pangan telah hancur, dan layanan kesehatan serta kebersihan berada di ambang kehancuran. Banyak pihak menyebutkan perang Gaza disebut sebagai konflik abadi karena akan terjadi dalam jangka waktu yang lama.

6 & 7. Sahel (termasuk Burkina Faso & Niger)

Krisis tidak mengenal batas. Satu dekade konflik bersenjata di wilayah Sahel barat Afrika telah mengakibatkan memburuknya situasi kemanusiaan di wilayah tersebut, termasuk Burkina Faso dan Niger.

UNOCHA memperkirakan hampir 29 juta orang akan membutuhkan bantuan kemanusiaan di seluruh wilayah tersebut pada tahun 2025, terutama mengingat kembalinya permusuhan dan meningkatnya ketidakstabilan politik. Ini termasuk 5,9 juta orang di Burkina Faso dan 4,5 juta orang di Niger.

8. Somalia

Awal Perang Saudara Somalia yang sedang berlangsung masih menjadi bahan perdebatan. Banyak organisasi (termasuk PBB) mengatakan bahwa perang tersebut dimulai pada tahun 1991. Pakar lain berpendapat bahwa perang tersebut dimulai 10 tahun sebelumnya. Ini memberi gambaran tentang berapa lama negara ini menghadapi kekerasan dan ketidakamanan, terlepas dari bagaimana hal itu dilabeli.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!