8 Helikopter Serang Tercanggih pada 2025, Salah Satunya Apache yang Teruji di Medan Perang

Sabtu, 06 Desember 2025 - 18:57 WIB
Jumlah unit yang diproduksi: 196+ unit

Kecepatan tertinggi: 170 knot

Jangkauan: 294 mil laut

Persenjataan: meriam 30 mm, roket opsional, rudal, dan pod senjata, ditambah bom opsional seberat 2.200 pon

Mungkin helikopter serang paling unik yang beroperasi saat ini, Ka-52 memiliki desain yang sangat tidak konvensional. Helikopter ini memiliki rotor utama ganda yang berputar berlawanan arah, dan tanpa bilah ekor, yang dikenal sebagai sistem rotor koaksial. Hal ini memberikan beberapa keuntungan, termasuk masa pakai yang lebih lama, kemampuan bertahan yang lebih baik, dan kelincahan yang meningkat. Sungguh, ini adalah salah satu helikopter paling bermanuver di dunia saat ini.

Desain aslinya, Ka-50 ‘Black Shark’, dirancang untuk menjadi helikopter serang dengan pilot tunggal. Otomatisasi canggih meringankan banyak tugas pilot pada umumnya, memungkinkan pilot fokus pada penerbangan dan pertempuran. Namun, dalam operasi dunia nyata, hal ini terbukti menantang, yang mendorong pengembangan varian Ka-52 'Alligator' dengan dua kursi.

Ka-52 memiliki kokpit berlapis titanium yang dapat menahan peluru 23mm. Uniknya, pesawat ini juga memiliki kursi ejektor, yang jarang ditemukan pada pesawat sayap putar. Sebelum ejektor, muatan peledak dilepaskan dari bilah rotor sehingga pilot dapat melakukan ejektor dengan aman.

Lebih dari 196 unit telah diproduksi hingga saat ini, dan pesawat ini beroperasi dengan Angkatan Udara dan Angkatan Laut Rusia, serta Angkatan Udara Mesir.

7. Agusta A129 Mangusta

Asal: Italia

Diproduksi: 1983 – sekarang

Jumlah unit: 60 unit

Kecepatan tertinggi: 150 knot

Jangkauan: 280 mil laut

Persenjataan: meriam turret 20 mm, roket opsional, rudal, dan pod senjata

A129 Mangusta (bahasa Italia untuk Mongoose) memegang rekor sebagai helikopter serang pertama yang diproduksi di dalam negeri di Eropa Barat. Helikopter ini juga merupakan helikopter pertama yang menggunakan sistem manajemen terkomputerisasi penuh untuk mengurangi beban kerja awak, dengan sebagian besar fungsinya diotomatisasi.

Dirancang sebagai helikopter anti-tank, helikopter ini dilengkapi dengan rudal berpemandu kawat (TOW) yang diluncurkan dari tabung dan dilacak secara optik, yang sangat efektif terhadap target lapis baja. Ringan, lincah, dan lebih mudah bermanuver dibandingkan helikopter serang lainnya, memberikannya keunggulan di lingkungan wilayah udara yang kompleks.

Meskipun dirancang untuk peperangan anti-tank, Mangusta kemudian dimodifikasi untuk menjalankan fungsi lain termasuk pengintaian, pengawalan, dan dukungan tembakan. Helikopter ini berlapis baja tebal, dengan meriam Gatling tiga laras M197 20 mm yang terpasang di turret, rudal anti-tank TOW atau Spike, rudal udara-ke-udara Stinger atau Mistral, dan roket Hydra 70 mm.

Meskipun memiliki kemampuan yang mumpuni, hanya 60 unit yang dibuat untuk Angkatan Darat Italia, menjadikannya salah satu helikopter serang paling langka dalam daftar ini.

8. Mil Mi-24 Hind

Asal: Rusia

Diproduksi: 1969 – sekarang

Jumlah unit yang dibangun: 2.648 unit

Kecepatan tertinggi: 181 knot

Jangkauan: 240 mil laut

Persenjataan: senapan mesin 4 laras 127 mm, rudal anti-tank, pod roket, muatan bom

Selama lebih dari 50 tahun, Mi-24 telah menjadi helikopter tempur Rusia yang tangguh, dan merupakan helikopter serang dengan persenjataan terlengkap di masa Perang Dingin. Dikembangkan sebagai helikopter serang anti-tank, keserbagunaannya membuatnya tetap relevan seiring perubahan dunia di sekitarnya.

Mi-24 dapat berfungsi sebagai helikopter serang dengan persenjataan lengkap dan transportasi pasukan terbang. Hingga delapan penumpang dapat diangkut di kabin belakang, artinya setelah Mi-24 menyingkirkan ancaman darat, ia dapat menurunkan pasukan infanteri langsung ke medan perang. Helikopter ini merupakan satu-satunya helikopter Perang Dingin yang mampu melakukan hal ini.

Digunakan dalam pertempuran berkali-kali selama bertahun-tahun, beberapa medan perang Hind yang paling terkenal antara lain perang Soviet di Afghanistan (1979-1989), perang Iran-Irak (1980-1988), Perang di Afghanistan (2001-2021), dan invasi Rusia yang sedang berlangsung ke Ukraina.

Dengan lebih dari 50 operator di seluruh dunia dan jumlah produksi melebihi 2.600 unit, Mi-24 memegang rekor sebagai helikopter serang yang paling banyak diproduksi dalam sejarah.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!