Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?

Selasa, 09 Juni 2026 - 12:48 WIB
loading...
Helikopter Apache AS...
Sebuah helikopter serang Apache Angkatan Darat AS jatuh di dekat Selat Hormuz. Belum jelas apakah murni kecelakaan atau ditembak jatuh Iran. Foto/US CENTCOM
A A A
TEHERAN - Sebuah helikopter serang Apache Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) telah jatuh di dekat Selat Hormuz pada hari Senin waktu setempat. Belum jelas apakah helikopter tersebut jatuh karena kecelakaan murni atau ditembak pasukan Iran.

Presiden AS Donald Trump membenarkan bahwa helikopter Apache telah jatuh di dekat Selat Hormuz. Namun, dia mengeklaim dua pilot helikopter itu telah diselamatkan. Helikopter Apache biasanya membawa dua pilot.

Baca Juga: Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran

"Para pilot baik-baik saja, tidak ada yang terluka," katanya pada saat dalam perjalanan pulang dari pertandingan ketiga final NBA di New York.

"Kami akan mengeluarkan laporan besok tetapi para pilot baik-baik saja," ujarnya, seperti dikutip The New York Times, Selasa (9/6/2026).

Beberapa jam sebelumnya, Komando Pusat AS atau CENTCOM mengatakan pasukan AS telah melumpuhkan sebuah kapal tanker di Teluk Oman. Mereka mengeklaim kapal tersebut berusaha berlayar ke Iran.

"Sebuah F/A-18 Super Hornet dari USS Abraham Lincoln (CVN 72) menembakkan amunisi presisi ke ruang mesin dan kemudi kapal setelah awak kapal gagal mematuhi arahan dari pasukan AS," kata CENTCOM di X.

"Marivex tidak lagi berlayar ke Iran," imbuh CENTCOM merujuk pada nama kapal tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Perayaan Juara Spanyol...
Perayaan Juara Spanyol Makan Korban, Remaja 13 Tahun Tewas gegara Air Mancur Roboh
Rekomendasi
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
Berita Terkini
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved