Rusia-NATO Berseteru, AS Jual 3.414 Bom Raksasa Rp44 Triliun ke Kanada

Jum'at, 05 Desember 2025 - 14:36 WIB
Sementara itu, di tengah perang Rusia-Ukraina yang tak kunjung berakhir, Moskow dan NATO memasuki babak baru perseteruan.

Presiden Rusia Vladimir Putin pada Selasa lalu mengatakan bahwa dia tidak mencari konflik lain—tetapi dia tidak akan ragu untuk menyerang jika diprovokasi oleh para pendukung Ukraina di Eropa.

"Kami tidak akan berperang dengan Eropa; saya sudah mengatakannya ratusan kali. Tetapi jika Eropa tiba-tiba ingin melawan kami dan memulainya, kami siap sekarang juga," kata Putin kepada para wartawan.

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte bergegas merespons komentar Putin. Dia menegaskan aliansi pimpinan AS tersebut bersedia melakukan apa pun demi melindungi anggotanya. "NATO adalah aliansi pertahanan," ujar Rutte, menjelang pertemuan puncak para pemimpin NATO di Brussels.

"Tapi jangan salah, kami siap dan bersedia melakukan apa pun untuk melindungi satu miliar penduduk kami dan mengamankan wilayah kami. Putin yakin ia bisa bertahan lebih lama dari kami, tetapi kami tidak akan ke mana-mana," papar bos NATO tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!