Membaik, Navalny Sudah Bisa Bangun dari Ranjang Rumah Sakit

Selasa, 15 September 2020 - 15:43 WIB
"Mereka berani mempertanyakan profesionalisme dokter kami, penyidik kami," tambahnya.

"Arogansi dan rasa kesempurnaan diri sendiri telah terlihat di Eropa sebelumnya, dan konsekuensinya sangat menyedihkan," tegasnya.(Baca juga: Lavrov: UE Berusaha Tidak Ketinggalan oleh AS Dalam Menghukum Rusia )

Sementara itu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump belum menyalahkan Rusia atas insiden itu. Pada awal September, kepada wartawan, Trump mengatakan ia akan "sangat marah" jika dia melihat bukti yang menghubungkan Putin dengan upaya pembunuhan.

"Kami belum memiliki bukti," kata Trump kepada wartawan Gedung Putih dalam jumpa pers.

"Saya akan sangat marah jika itu yang terjadi, jadi kita lihat nomor dan dokumennya, karena kita akan dikirim banyak dokumen dalam beberapa hari ke depan," tambahnya.(Baca juga: Trump: AS Tidak Punya Bukti Navalny Diracun )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!