Via Media Sosial, Korban Banjir Aceh Minta Bantuan PM Malaysia Anwar Ibrahim: Kami Lapar...

Kamis, 04 Desember 2025 - 09:06 WIB
Sebanyak 13 ton beras telah didistribusikan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, pada hari Senin. Namun, para warga mengatakan bahwa pasokan tersebut hanya cukup untuk tiga hari.

Indonesia Belum Buka Peluang Bantuan Asing



Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah Indonesia masih sanggup menangani bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, serta Sumatra Barat. Indonesia belum membuka peluang untuk bantuan internasional.

Mensesneg menegaskan hal itu ketika ditanya kemungkinan Indonesia menerima bantuan asing meski tidak menetapkan status bencana sebagai darurat nasional.

“Untuk sementara ini belum ya (membuka peluang bantuan asing). Meskipun kami juga mewakili Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan terima kasih karena banyak sekali atensi dari negara-negara sahabat,” ujar Prasetyo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu.

Pemerintah Indonesia menegaskan masih mampu menangani sendiri dengan sumber daya yang ada.

“Kita merasa bahwa pemerintah, dalam hal ini kita semua masih sanggup untuk mengatasi seluruh permasalahan yang kita hadapi,” ujar Prasetyo.

Prasetyo juga menyatakan Indonesia memiliki stok pangan yang cukup. Namun, hanya distribusi yang terkendala karena sejumlah wilayah yang dilanda bencana masih terisolasi.

Selain itu, pemerintah terus berkoordinasi untuk memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) segera terdistribusi ke seluruh wilayah. “Termasuk harus menggunakan cara-cara yang mungkin tidak normal. BBM kita usahakan bisa di-dropping dari udara karena menyesuaikan dengan kondisi bencana yang kita hadapi,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!