Presiden Israel Herzog Respons Permohonan Pengampunan Netanyahu dalam Kasus Korupsi

Selasa, 02 Desember 2025 - 17:25 WIB
Ini merupakan langkah yang luar biasa, karena petisi tersebut diajukan sebelum putusan pengadilan dikeluarkan.

Satu sumber politik Israel menjelaskan kepada Sputnik bahwa presiden memiliki wewenang memberikan pengampunan dalam kasus-kasus tertentu tanpa memerlukan pengakuan bersalah.

Netanyahu membenarkan langkah tersebut dengan alasan perlunya mengakhiri proses pidana yang memecah belah yang, menurutnya, bertentangan dengan kepentingan bangsa.

Ia membantah tuduhan tersebut dan menekankan ia lebih suka proses peradilan berjalan hingga pembebasan penuh.

Netanyahu menghadapi tuduhan penyuapan, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan publik. Tuduhan penyuapan yang paling merugikan berasal dari tuduhan bahwa ia mempromosikan keputusan regulasi yang menguntungkan Bezeq, perusahaan telekomunikasi terbesar Israel, dengan imbalan liputan media yang positif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!