Sejak Kapan Tentara Pakai Motif Loreng? Jawabannya Bikin Kaget!

Senin, 01 Desember 2025 - 19:05 WIB
Tentara Italia, Jerman, Inggris, dan Soviet segera merancang pola unik mereka sendiri untuk pasukan dan penembak jitu mereka, berkat kerja keras para seniman dan arsitek. Banyak kelompok perempuan bekerja untuk menjahit pakaian kamuflase, dengan organisasi-organisasi di seluruh dunia menyumbangkan jaring dan perlengkapan kamuflase militer lainnya untuk upaya perang.

Pesawat Inggris seperti Hawker Hurricane dicat sisi atasnya dengan skema cat hijau dan cokelat, dengan tujuan menyembunyikannya bukan dari pasukan di darat, tetapi dari pesawat lain – sebuah penyelamat potensial saat pertempuran udara. Pesawat juga dicat sisi bawahnya – meskipun dengan warna yang berbeda – untuk menyembunyikannya dari mata-mata yang mengintip di darat.

Menjelang banyak pertempuran dan serangan penting dalam Perang Dunia Kedua, seperti invasi Sekutu ke Normandia, pasukan dan tank palsu ditempatkan di lokasi yang jauh dari titik serangan yang dituju. Hal ini menyebabkan pasukan lawan menyebar lebih tipis untuk mengantisipasi serangan.

6. Motif Loreng Bisa Menyembunyikan Tentara dari Sensor Berteknologi Tinggi

Saat ini, kamuflase tidak lagi terbatas pada pola warna pada seragam dan kendaraan. Dengan kemajuan teknologi yang pesat di abad ke-20, kemampuan untuk mendeteksi tentara musuh berkembang hingga mencakup penglihatan malam, teknologi penginderaan panas, bahkan sensor magnetik dan sensor bau.

Tentu saja, dalam permainan kucing-kucingan militer ini, juga telah dikembangkan teknologi baru untuk menyembunyikan tentara dari masing-masing sensor ini.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!