6 Upaya Pembunuhan yang Gagal terhadap Keluarga Kerajaan Inggris

Selasa, 02 Desember 2025 - 14:42 WIB
Baca Juga: 10 Negara Paling Maju di Dunia pada 2025, Salah Satunya Tetangga Indonesia

2. Ratu Elizabeth II

Ratu Inggris Elizabeth II dan yang paling lama menjabat telah menjadi Ratu di tengah berbagai perubahan dalam masyarakat Inggris, mulai dari dekolonisasi, hingga kebangkitan IRA dan pemungutan suara Brexit, serta gejolak politik yang mengikutinya. Selama masa pemerintahannya yang begitu panjang, Ratu telah menerima banyak ancaman, baik dari organisasi maupun individu. Salah satu contohnya adalah pada 14 Oktober 1981 ketika Ratu sedang melakukan kunjungan kerajaan ke Selandia Baru.

Selama kunjungan tersebut, Christopher John Lewis yang berusia 17 tahun, menggunakan senapan .22, menembak Ratu dari lantai lima sebuah gedung perkantoran. Lewis tidak menyadari bahwa dirinya telah ditembak, dan pihak berwenang mengatakan bahwa tembakan tersebut hanya petasan. Lewis, yang telah mengaku terlibat dalam organisasi teroris, hanya dihukum karena membawa senjata api di depan umum dan dijatuhi hukuman 3 tahun penjara. Diyakini bahwa pihak berwenang Selandia Baru menutup-nutupi insiden ini untuk memastikan Keluarga Kerajaan tetap berkunjung. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, penyelidikan baru telah dibuka atas insiden tersebut, yang saat ini sedang berlangsung.

3. Raja Edward VIII

Terkenal karena turun takhta demi menikahi aktris Amerika yang telah bercerai, Wallis Simpson, Raja Edward tetap menjadi tokoh kontroversial di Inggris dan dunia, bahkan hingga saat ini. Namun, selama masa pemerintahannya yang singkat, ia menjadi sasaran upaya pembunuhan oleh seorang pria bernama George McMahon.

Pada 16 Juli 1936, Raja Edward berangkat dari Hyde Park dengan kereta kudanya menuju rute terjadwal melalui London. McMahon sedang menunggu di sana dengan sebuah revolver, berencana untuk menembak Raja. McMohan, yang mungkin gugup dengan rencananya, menjatuhkan revolver tersebut, menarik perhatian orang banyak. Kemudian, dalam kepanikan, McMohan mengambil revolver tersebut dan melemparkannya ke arah Raja, meleset sepenuhnya, sebelum akhirnya ditangkap oleh orang banyak. Penyelidikan awal meyakini bahwa McMahon hanya ingin membuat pernyataan, dan tidak berniat membunuh Raja.

4. Raja James I

Bertanggung jawab atas diperkenalkannya kembali Protestanisme di Inggris, Raja James I memiliki banyak musuh sepanjang masa pemerintahannya. Yang paling terkenal adalah Gereja Katolik. Saking banyaknya musuh, para pemberontak Katolik di Inggris memutuskan untuk membunuh Raja dengan cara yang sangat dramatis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!