Ribut dengan China, Jepang Siap Kerahkan Rudal ke Dekat Taiwan

Senin, 24 November 2025 - 06:54 WIB
Sejak itu, dia kembali ke kebijakan lama pemerintah untuk tidak membahas skenario tertentu yang mungkin melibatkan militer Tokyo, tetapi Beijing terus menuntut pencabutan pernyataan tersebut.

Pada hari Sabtu, seorang pejabat Jepang menolak klaim China bahwa Takaichi telah mengubah posisi Jepang terkait krisis Taiwan dan menyebutnya "sama sekali tidak berdasar".

Ketika ditanya tentang potensi dampak krisis Taiwan terhadap Yonaguni, Koizumi mengatakan dia tidak akan mengomentari skenario hipotetis.

Sebelum tiba di Yonaguni, Koizumi mengunjungi pangkalan-pangkalan di Pulau Ishigaki dan Miyako. Pangkalan Ishigaki dilengkapi dengan rudal anti-kapal, sementara Miyako merupakan pusat pengawasan udara dan fasilitas militer lainnya, termasuk gudang amunisi.

Jepang dan Amerika Serikat juga memiliki pangkalan-pangkalan besar di Pulau Okinawa yang lebih besar di sebelah timur.

Sebagai destinasi wisata populer, termasuk bagi para penyelam scuba, Yonaguni juga merupakan rumah bagi fasilitas radar pengintai yang memindai laut dan wilayah udara di sekitarnya, serta unit peperangan elektronik yang diperkenalkan pada tahun 2024 yang dapat digunakan untuk mengacaukan sistem komunikasi dan panduan musuh.

Dalam beberapa minggu terakhir, militer AS mengadakan latihan untuk membawa pasokan dari Okinawa ke Yonaguni guna mensimulasikan pembentukan pangkalan operasi garis depan yang mungkin dibutuhkan dalam setiap krisis regional.

Ketika China merespons kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan pada tahun 2022 dengan meluncurkan latihan militer besar-besaran di sekitar pulau tersebut, rudal balistik mendarat tepat di selatan Yonaguni, memberikan gambaran yang gamblang tentang kedekatan pulau tersebut dengan konflik apa pun untuk memperebutkan kendali atas Taiwan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!