Siapa Jonathan Pollard? Agen Intelijen yang Bekerja Memata-matai AS untuk Israel

Sabtu, 22 November 2025 - 17:30 WIB
Jonathan Pollard merupakan agen intelijen yang bekerja memata-matai AS untuk Israel. Foto/X/@JimmyMack0320
GAZA - Jonathan Pollard, mantan analis intelijen Angkatan Laut AS yang dihukum karena memata-matai Amerika Serikat untuk Israel, mengadakan pertemuan pribadi Pertemuan pada bulan Juli dengan Duta Besar Amerika Mike Huckabee di Kedutaan Besar AS di Yerusalem. Pollard mengonfirmasi dalam sebuah wawancara.

Pertemuan tersebut, yang tidak termasuk dalam jadwal publik Huckabee, menandai pertama kalinya Pollard dijamu di dalam fasilitas diplomatik AS sejak pembebasannya pada tahun 2015. Pollard menggambarkan pertemuan itu sebagai "persahabatan," dan mencatat bahwa pertemuan itu melibatkan penasihat senior Huckabee, David Milstein.



Siapa Jonathan Pollard? Agen Intelijen yang Bekerja Memata-matai AS untuk Israel

1. Pernah Membahayakan Operasi Intelijen AS

Melansir Middle East Monitor, Pollard, yang kini berusia 71 tahun, ditangkap pada tahun 1985 dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas salah satu operasi spionase paling merusak dalam sejarah AS. Saat itu, Menteri Pertahanan saat itu, Caspar Weinberger, mengatakan Pollard telah mengirimkan materi rahasia yang cukup banyak untuk memenuhi sebuah ruangan dan secara serius membahayakan operasi intelijen AS.

Pollard dibebaskan bersyarat pada tahun 2015 dan pindah ke Israel pada tahun 2020 setelah pemerintahan Trump mencabut pembatasan perjalanannya.

Baca Juga: 5 Fakta Pertemuan Mengejutkan Trump dan Zohran Mamdani

2. Disambut di Israel sebagai Pahlawan Nasional

Ia disambut di Israel sebagai pahlawan nasional, disambut secara pribadi oleh Perdana Menteri saat itu, Benjamin Netanyahu, di landasan Bandara Ben Gurion.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!