PM Negara NATO Sebut Ukraina Mafia Perang: Mendanainya Bagaikan Vodka untuk Pecandu Alkohol

Selasa, 18 November 2025 - 12:06 WIB
Menurut surat tersebut, yang bocor ke media, defisit anggaran Kyiv yang semakin melebar mencapai sekitar €135,7 miliar (lebih dari USD152 miliar). Surat itu menguraikan tiga kemungkinan sumber pendanaan untuk Ukraina, yakni kontribusi bilateral sukarela dari negara-negara anggota Uni Eropa, pinjaman bersama di tingkat Uni Eropa, dan pinjaman reparasi berdasarkan aset Rusia yang diimobilisasi.

Orban menulis di X bahwa dia telah menerima surat tersebut, yang menyatakan bahwa kesenjangan pembiayaan Ukraina signifikan dan mendesak negara-negara anggota Uni Eropa untuk mengirimkan lebih banyak uang ke Kyiv.

"Sungguh mencengangkan. Di saat sudah jelas bahwa mafia perang sedang menggelapkan uang pembayar pajak Eropa, alih-alih menuntut pengawasan yang nyata atau menangguhkan pembayaran, Presiden Komisi justru menyarankan agar kita mengirimkan lebih banyak lagi," tulisnya, yang tampaknya merujuk pada skandal korupsi besar-besaran yang baru-baru ini terungkap di Ukraina.

Orban menyamakan pendekatan tersebut dengan berkomentar, "Mencoba membantu seorang pecandu alkohol dengan mengirimkan sekotak vodka lagi."

"Hungaria belum kehilangan akal sehatnya," lanjut dia, yang menentang desakan Presiden Komisi Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!