Siapa Al-Majd Europe? Kelompok Bayangan yang Kirim Warga Palestina ke Afrika Selatan dan Indonesia

Minggu, 16 November 2025 - 21:50 WIB
Awalnya, terdapat pendaftaran daring, yang kemudian dilanjutkan dengan proses penyaringan. Pria tersebut mengatakan ia membayar USD6.000 untuk membawa dirinya dan dua anggota keluarganya keluar dari Gaza.

“Pembayaran dilakukan melalui aplikasi bank ke rekening perorangan, bukan ke lembaga,” ujarnya.

3. Indonesia Jadi Tujuan Pertama Pemindahan Warga Gaza

Melansir Al Jazeera, kelompok pertama yang ia ketahui meninggalkan Gaza menuju Indonesia pada bulan Juni, sementara pemindahan kelompok kedua ke lokasi yang tidak diketahui ditunda sebelum menerima panggilan untuk meninggalkan Gaza pada bulan Agustus.

Warga Palestina yang berada dalam penerbangan hari Jumat menuju Afrika Selatan diharuskan membayar USD1.500 hingga USD5.000 per orang untuk meninggalkan Gaza. Mereka hanya diizinkan membawa telepon genggam, sejumlah uang, dan sebuah ransel.

Baca Juga: AS Bantu Korea Selatan Buat Kapal Selam Nuklir, Apa Keuntungannya?

4. Operasi yang Misterius

Al-Majd Europe telah memindahkan orang-orang menggunakan jalur tidak resmi yang difasilitasi oleh militer Israel. Mereka menuntut pembayaran dari warga Palestina untuk meninggalkan Gaza. Namun, tidak jelas siapa yang berada di balik operasinya.

Kelompok tersebut mengklaim didirikan pada tahun 2010 di Jerman, tetapi situs webnya baru terdaftar tahun ini. Situs web tersebut menampilkan gambar-gambar yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan dari para eksekutifnya tanpa detail kontak yang kredibel. Situs web tersebut tidak mencantumkan lokasi kantor, yang berada di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur yang diduduki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!