4 Tantangan Masa Depan Kota Gaza Pascaperang, dari 700.000 Ton Sampah hingga Kelaparan

Sabtu, 15 November 2025 - 21:50 WIB
Ia mengatakan kota-kota terpaksa meminjam bahan bakar, dan ketika tidak bisa, mereka harus mengurangi operasional harian karena tidak dapat mengoperasikan kendaraan dan fasilitas layanan.

Ia menyerukan tindakan segera dari Arab dan internasional untuk memasok bahan bakar yang dibutuhkan kota-kota untuk mempertahankan layanan penting.

Baca Juga: AS Tangkap 150 Predator Seks dalam Operasi Dirtbag

3. Krisis Air

Mengenai krisis air, Al-Batta mengatakan bahwa krisis ini telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya karena Israel telah menghancurkan lebih dari 700 sumur di seluruh Gaza selama dua tahun genosida, yang mewakili 80–85% dari seluruh sumur kota.

Ia mengatakan jatah air per kapita harian telah turun dari 90 liter sebelum genosida menjadi hanya 10–15 liter saat ini.

Ia menambahkan bahwa air tanah dan lingkungan terkontaminasi karena limbah telah bocor ke dalam tanah setelah militer Israel secara sengaja menargetkan jaringan pembuangan limbah selama dua tahun perang.

“Kita berbicara tentang kehancuran hampir total sekitar 2 juta meter linier jaringan pembuangan limbah, dan pemerintah kota tidak memiliki peralatan yang diperlukan untuk memperbaiki atau memeliharanya,” ujarnya.

4. Bekerja Tanpa Gaji

Al-Batta mengatakan pegawai pemerintah kota menghadapi kondisi yang parah selama genosida, yang menyebabkan banyak dari mereka terbunuh, sementara yang lain terus bekerja tanpa bayaran.

Ia mengatakan bahwa lebih dari 200 pegawai pemerintah kota terbunuh saat menjalankan tugas profesional dan kemanusiaan mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!