Dituding Ingin Habisi Dubes AS untuk Afsel, Iran: Itu Fitnah!

Selasa, 15 September 2020 - 01:37 WIB
Khatibzade menekankan, sudah dapat diprediksi bahwa Washington akan menggunakan tuduhan anti-Iran dan pemalsuan menjelang pemilihan presiden AS, ditambah dengan tekanan Washington untuk menyalahgunakan mekanisme Dewan Keamanan PBB dengan tujuan meningkatkan tekanan pada Teheran.

"Pemalsuan berita seperti itu mungkin akan berlanjut di masa depan tetapi "tidak diragukan lagi tidak akan berhasil, itu menambahkan dalam daftar panjang kekalahan terus-menerus Washington dalam menghadapi Iran," ungkapnya.

Dirinya lalu memuji negaranya sebagai anggota masyarakat internasional yang bertanggung jawab, yang katanya membuktikan komitmennya yang konstan terhadap prinsip dan norma diplomatik internasional. ( Baca juga: Syekh Ali Jaber Diserang, Imam Shamsi Ali: Pasti Ada Api sehingga Ada Asa p)

“Sebaliknya, AS dan rezim petahana di Gedung Putih yang telah mengabaikan prinsip-prinsip dasar diplomatik dan telah menjadi rezim yang nakal di arena internasional, mendalangi dan melaksanakan puluhan plot pembunuhan, penarikan diri dari banyak perjanjian internasional, melanggar integritas wilayah negara, dan pembunuhan pengecut Soleimani," ungkapnya.

Dia berjanji bahwa Iran akan melanjutkan tindakan hukum internasional di semua tingkatan sehubungan dengan pembunuhan Soleimani dan tidak akan memaafkan atau melupakan tindakan tersebut.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!