Houthi Akan Hentikan Serangan ke Israel dan Kapal-kapal di Laut Merah

Rabu, 12 November 2025 - 19:20 WIB
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengancam pada bulan September akan membalas Houthi "tujuh kali lipat" atas serangan yang menargetkan Israel menyusul serangan pesawat tak berawak di Eilat yang melukai 22 orang.

Houthi mendapatkan perhatian internasional selama perang Israel-Hamas dengan serangan mereka terhadap kapal dan Israel, yang mereka katakan bertujuan untuk memaksa Israel menghentikan pertempuran. Sejak gencatan senjata dimulai pada 10 Oktober, tidak ada serangan yang diklaim oleh kelompok tersebut.

Baca Juga: 6 Negara yang Memiliki Angkatan Udara Terkuat di Dunia

Meskipun Houthi bersikeras bahwa kampanye mereka menargetkan kapal-kapal yang berafiliasi dengan Israel, kapal-kapal yang diserang hanya memiliki hubungan terbatas—jika ada—dengan perang Israel-Hamas.

Kampanye tersebut telah menewaskan setidaknya sembilan pelaut dan menenggelamkan empat kapal. Serangan ini mengacaukan jalur pelayaran di Laut Merah, yang dilalui barang senilai sekitar $1 triliun setiap tahun sebelum perang. Serangan terbaru mereka menghantam kapal kargo berbendera Belanda, Minervagracht, pada 29 September, menewaskan satu awak kapal dan melukai satu lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!