Museum Nasional Suriah Dirampok, Beberapa Artefak Romawi Lenyap
Rabu, 12 November 2025 - 06:46 WIB
Pencurian tersebut menyusul peringatan dari organisasi internasional. Pada bulan Juni, Dewan Museum Internasional (ICOM) yang berbasis di Paris melaporkan pasar gelap aktif untuk benda-benda budaya telah muncul di Suriah dengan penjarahan dan perdagangan gelap artefak yang meningkat.
Dua bulan kemudian, badan barang antik Suriah dan UNESCO meluncurkan proyek untuk meningkatkan sistem keamanan museum.
Didirikan pada tahun 1919, Museum Nasional di Damaskus adalah salah satu museum tertua dan terpenting di dunia Arab, menyimpan koleksi yang mencakup ribuan tahun sejarah Suriah.
Museum ini ditutup pada tahun 2012 selama perang saudara, kemudian dibuka kembali sebagian pada tahun 2018 dan kembali dibuka untuk umum pada Januari 2025.
Jatuhnya Assad menyusul serangan mendadak oleh kelompok jihadis Hayat Tahrir al-Sham (HTS), cabang al-Qaeda, yang merebut Damaskus pada akhir tahun 2024.
Dua bulan kemudian, badan barang antik Suriah dan UNESCO meluncurkan proyek untuk meningkatkan sistem keamanan museum.
Didirikan pada tahun 1919, Museum Nasional di Damaskus adalah salah satu museum tertua dan terpenting di dunia Arab, menyimpan koleksi yang mencakup ribuan tahun sejarah Suriah.
Museum ini ditutup pada tahun 2012 selama perang saudara, kemudian dibuka kembali sebagian pada tahun 2018 dan kembali dibuka untuk umum pada Januari 2025.
Jatuhnya Assad menyusul serangan mendadak oleh kelompok jihadis Hayat Tahrir al-Sham (HTS), cabang al-Qaeda, yang merebut Damaskus pada akhir tahun 2024.
Lihat Juga :