3 Alasan Erdogan Masih Menghormati Legasi Mustafa Kemal Ataturk
Selasa, 11 November 2025 - 12:07 WIB
"Menghormati warisan Atatürk berarti memperkuat, memajukan, dan membangun kesuksesan republik ini—menjadikannya lebih kuat dan lebih sejahtera di segala bidang," kata presiden, dilansir TRT.
Setiap tahun, bangsa ini mengheningkan cipta pada pukul 09.05, tepat saat wafatnya, untuk menghormati pemimpin yang memimpin transformasi Turki menjadi republik sekuler modern.
Baca Juga: Menilik Kehidupan Mewah Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, Raja Terlama di Dunia yang Masih Hidup
2. Ataturk Memimpin Perang Kemerdekaan Turki
Ataturk, yang memimpin Perang Kemerdekaan Turki dan mendirikan republik modern pada tahun 1923, wafat pada 10 November 1938, dalam usia 57 tahun di Istana Dolmabahce, Istanbul.Setiap tahun, bangsa ini mengheningkan cipta pada pukul 09.05, tepat saat wafatnya, untuk menghormati pemimpin yang memimpin transformasi Turki menjadi republik sekuler modern.
Baca Juga: Menilik Kehidupan Mewah Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, Raja Terlama di Dunia yang Masih Hidup
3. Mendorong Kepercayaan Diri
"Kami dengan penuh semangat melindungi Republik Turki, yang Anda sebut sebagai 'karya terbesar' Anda, dan terus menghiasi setiap jengkal negara kami dengan pencapaian-pencapaian baru," tulis Erdogan.Lihat Juga :