PM Jepang Takaichi Siap Potong Gajinya Sendiri dan Juga Kabinetnya, Indonesia Berani Tiru?

Minggu, 09 November 2025 - 07:16 WIB
PM Jepang Sanae Takaichi berencana memangkas gajinya sendiri dan juga anggota Kabinet-nya. Foto/The New York Times/Yoshikazu Tsuno
TOKYO - Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi berencana memangkas gajinya sendiri dan juga anggota Kabinet-nya. Ini sebagai bagian dari upaya menunjukkan komitmen pemerintahnya terhadap reformasi.

Langkah PM Jepang ini bisa menjadi contoh untuk negara-negara yang sedang melakukan efisiensi anggaran, termasuk Indonesia.



Menurut laporan The Japan Times, rencana tersebut melibatkan revisi undang-undang remunerasi pegawai negeri sipil (PNS) selama sidang Parlemen yang sedang berlangsung untuk menangguhkan tunjangan tambahan bagi perdana menteri dan anggota Kabinet lainnya.

Baca Juga: Profil Sanae Takaichi, Perdana Menteri Wanita Pertama Jepang

“Saya akan menggodok revisi undang-undang agar [anggota Kabinet] tidak menerima gaji yang melebihi gaji anggota Parlemen,” ujar Takaichi seperti dikutip dalam konferensi pers pelantikannya pada bulan Oktober.

Menurut The Japan Times, Minggu (9/11/2025) anggota Parlemen saat ini mendapatkan ¥1,294 juta per bulan, dengan perdana menteri menerima tambahan ¥1,152 juta dan menteri ¥489.000.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!