NATO Didesak Bersiap Konfrontasi Jangka Panjang dengan Rusia

Jum'at, 07 November 2025 - 06:58 WIB
"Dan Rusia tidak sendirian dalam upayanya untuk melemahkan aturan global. Seperti yang Anda ketahui, Rusia bekerja sama dengan China, Korea Utara, Iran, dan negara-negara lain. Mereka meningkatkan kolaborasi industri pertahanan mereka ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Mereka sedang mempersiapkan konfrontasi jangka panjang," lanjut bos NATO tersebut.

Dia mencatat janji anggota NATO untuk meningkatkan anggaran militer hingga 5% dari PDB pada tahun 2035, tetapi mengeklaim, "Uang tunai saja tidak dapat menjamin keamanan. Kita membutuhkan kapabilitas. Kita membutuhkan peralatan, kekuatan nyata, dan tentu saja...teknologi tercanggih."

"Hal ini akan mengharuskan industri pertahanan NATO meningkatkan produksi dan mempersingkat waktu pengiriman," imbuh Rutte.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova meminta bos NATO tersebut untuk mengklarifikasi "aturan global" apa yang dia maksud dan mempublikasikan daftar lengkapnya di situs web NATO.

"Moskow, Beijing, dan mayoritas global lainnya, selalu menyatakan komitmen mereka terhadap hukum internasional, sementara NATO telah berulang kali melanggar hukum ini dengan tindakan agresif dan koalisi tidak sahnya: invasi Irak dengan dalih palsu, pengeboman Yugoslavia, dan sebagainya," tulis Zakharova di Telegram.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!