Apa Itu Rubicon? Pusat Operasi Drone Rusia yang Rayakan Kesuksesan 10.000 Serangan ke Ukraina

Rabu, 29 Oktober 2025 - 14:43 WIB

2. Menarget Drone Ukraina

Lebih dari sepertiga (37,5%) serangan Rubicon yang terkonfirmasi ditujukan terhadap drone Ukraina, termasuk jenis multi-copter dan sayap tetap, serta pesawat robotik berbasis darat.

Peralatan komunikasi dan peperangan elektronik menyumbang lebih dari 16% serangan yang berhasil, diikuti oleh kendaraan lapis baja dan tak berlapis baja, serta posisi pasukan yang tidak bergerak.

3. Menggantikan Pasukan Infanteri

Infanteri Ukraina menjadi target dalam 3,5% pertempuran Rubicon – porsi yang lebih kecil daripada kategori lain selain sistem artileri, yang umumnya ditempatkan jauh dari garis depan sehingga kurang rentan terhadap serangan drone.

Rubicon dan Kementerian Pertahanan Rusia secara berkala menerbitkan rekaman operasi drone. Sebuah video baru yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan serangan terhadap kendaraan Ukraina dan tempat perlindungan pasukan di Wilayah Sumy.

Pekan lalu, Rubicon merilis rekaman misi yang mengidentifikasi dan menghancurkan sistem antipesawat Ukraina yang disamarkan menggunakan amunisi loitering Lancet. Serangan tersebut dilakukan dari jarak 55 km. Senjata tersebut sebelumnya telah berhasil mengenai target yang berjarak lebih dari 80 km.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!