Perampokan Perhiasan Rp1,69 Triliun di Museum Louvre Ternyata Dibantu Orang Dalam

Senin, 27 Oktober 2025 - 14:34 WIB
Para pencuri diyakini menggunakan derek untuk mencapai balkon dan memecahkan jendela Galerie d’Apollon, yang saat itu terbuka untuk pengunjung. Seluruh operasi hanya berlangsung tujuh menit, dengan para perampok melarikan diri melalui lift furnitur sebelum melarikan diri dengan sepeda motor.

Baca Juga: Bentrok Sengit di Perbatasan, 5 Tentara Pakistan dan 25 Milisi Afghanistan Tewas

Penyelidik telah mengumpulkan lebih dari 150 sampel DNA dari helm, sarung tangan, dan peralatan yang tertinggal di tempat kejadian.

Direktur Museum Louvre, Laurence des Cars, mengatakan kepada komite Senat Prancis bahwa kamera di dekat lokasi pembobolan "menunjuk ke arah yang salah," dan menyebut pencurian itu sebagai "kegagalan yang mengerikan."

Museum tersebut sejak saat itu telah menyerahkan beberapa permata paling berharganya kepada Bank of France untuk diamankan.

Pada hari Minggu, dua tersangka dilaporkan ditangkap di dekat Paris, salah satunya di Bandara Charles de Gaulle saat ia mencoba naik pesawat ke Aljazair.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!