3 Tempat di Gaza yang Dibom Israel selama Gencatan Senjata Oktober 2025

Rabu, 22 Oktober 2025 - 20:30 WIB

3 Tempat di Gaza yang Dibom Israel selama Gencatan Senjata Oktober 2025

1. Kota Beit Lahia di Gaza Utara

Militer Israel mengatakan serangannya ke Gaza terjadi setelah Hamas menyerang pasukan Israel yang "beroperasi untuk membongkar infrastruktur teroris" di kota Rafah di selatan. Mayor Yaniv Kula, 26, dan Sersan Staf Itay Yavetz, 21, "jatuh dalam pertempuran di Jalur Gaza selatan," kata militer, korban tewas pertama dari pihak Israel sejak gencatan senjata berlaku pada 10 Oktober.

Pesawat-pesawat Israel kemudian mulai menargetkan apa yang disebutnya terowongan dan infrastruktur militer di daerah tersebut dan juga melancarkan serangan di kota Beit Lahia di utara.

Dalam sebuah pernyataan, kantor Netanyahu mengatakan ia telah memerintahkan militer untuk mengambil "tindakan tegas" terhadap setiap pelanggaran gencatan senjata, tetapi tidak mengancam akan segera kembali berperang – seperti yang dituntut oleh sekutu sayap kanannya dalam koalisi yang berkuasa.

Pada Minggu malam, seorang pejabat keamanan Israel mengatakan kepada Channel 12, sebuah jaringan TV Israel, bahwa Israel "tidak ingin membatalkan gencatan senjata" dan menyiratkan bahwa Israel mengetahui beberapa militan Hamas beroperasi tanpa perintah dari komandan.

Kemudian, seorang juru bicara militer mengatakan bahwa pasukan Israel, "setelah serangkaian serangan signifikan sebagai tanggapan atas pelanggaran Hamas", telah "memulai penegakan gencatan senjata yang baru".

Baca Juga: 3 Fakta Perampokan Perhiasan di Museum Louvre

2. Kota al-Zawaida di Gaza Tengah

Di antara target yang diserang Israel pada hari Minggu adalah sebuah kedai kopi darurat di sisi pantai kota al-Zawaida di Gaza tengah, tempat enam warga Palestina tewas, sementara dua orang tewas di dekat klub sepak bola Al-Ahli di kamp pengungsi Nuseirat akibat serangan kedua, kata pejabat Palestina di Gaza. Rumah sakit Awda, yang menerima para korban, mengatakan serangan di Nuseirat juga melukai delapan orang.

3. Muwasi di Khan Younis

Serangan ketiga menghantam sebuah tenda di daerah Muwasi, Khan Younis, di selatan, menewaskan setidaknya satu orang, menurut rumah sakit Nasser.

Badan pertahanan sipil Gaza mengatakan serangan itu menewaskan sedikitnya 33 orang pada hari Minggu. Tidak ada konfirmasi independen atas klaim tersebut.

Izzat al-Risheq, seorang pejabat senior Hamas, mengatakan kelompok pejuang tersebut tetap berkomitmen pada gencatan senjata meskipun ada laporan bentrokan di Rafah dengan pasukan Israel. "Pendudukanlah yang terus melanggar gencatan senjata dan memberikan alasan atas kejahatannya," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!