Diganggu Rusia, 4 Langkah NATO Memperkuat Pertahanannya

Rabu, 15 Oktober 2025 - 18:20 WIB
Para anggota NATO sepakat pada pertemuan puncak mereka di Den Haag bulan Juni untuk mencapai 3,5 persen dari PDB untuk belanja militer inti pada tahun 2035.

4. Kirim Tomahawk untuk Ukraina

Selagi NATO berupaya mengatasi ancaman terhadap aliansi tersebut, NATO juga akan berupaya memperkuat upaya Ukraina untuk melawan serangan Rusia.

Washington telah bergeser lebih dekat ke Kyiv karena Trump telah kehilangan kesabaran terhadap pemimpin Rusia Vladimir Putin karena mengulur-ulur upaya perdamaian.

Hegseth akan mendesak sekutu untuk mengeluarkan lebih banyak uang untuk inisiatif Trump bagi Eropa guna membayar senjata AS untuk Kyiv.

Sejauh ini, kesepakatan senilai sekitar dua miliar euro (USD2,3 miliar) telah disepakati, dan Washington serta Kyiv ingin negara-negara seperti Inggris, Prancis, Spanyol, dan Italia juga membuka dompet mereka.

"Program ini vital, dan sekutu harus maju dan berkontribusi sekarang untuk menekan Rusia agar mau berunding," ujar Duta Besar AS untuk NATO, Matthew Whitaker.

Trump saat ini sedang mempertimbangkan apakah akan mengizinkan Ukraina memiliki rudal Tomahawk jarak jauh dan dijadwalkan bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada hari Jumat.

Kremlin telah memperingatkan Washington agar tidak melakukan hal tersebut, tetapi Trump mungkin bersedia membiarkan Kyiv menyerang jauh ke dalam wilayah Rusia untuk menekan Putin agar berdamai.

"Kemungkinan serangan mendalam juga dapat mengubah perhitungan Putin, dan akan membahayakan banyak hal, termasuk infrastruktur energi yang signifikan di dalam Rusia," kata Whitaker.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!