Serangan Teroris Targetkan Sinagoge Inggris, 2 Tewas, Tersangka Bawa Bom

Jum'at, 03 Oktober 2025 - 07:25 WIB
"Seseorang membarikade pintu. Semua orang sangat terkejut," ujarnya.

Starmer mengatakan bahwa polisi tambahan dikerahkan ke sinagoge-sinagoge di seluruh negeri, dan menambahkan: "Kami akan melakukan segalanya untuk menjaga keamanan komunitas Yahudi kami."

Yom Kippur adalah hari paling suci dalam kalender Yahudi ketika bahkan banyak pengunjung sinagoge yang tidak rutin meluangkan waktu untuk berdoa dan semua lalu lintas jalan berhenti di Israel.

Inggris melaporkan tahun terburuk kedua dalam sejarah modern untuk antisemitisme pada tahun 2024 dengan lebih dari 3.500 insiden tercatat, mencerminkan tingkat kebencian yang berkelanjutan terhadap orang Yahudi, menurut Community Security Trust, yang menyediakan keamanan bagi organisasi-organisasi Yahudi di seluruh Inggris, awal tahun ini.

Tingkat antisemitisme meningkat ke tingkat rekor setelah serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023 dan perang Israel berikutnya di Gaza yang telah menghancurkan daerah kantong Palestina tersebut.

Sejak serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat, Inggris telah mengalami sejumlah serangan militan ekstremis, dengan yang terburuk adalah bom bunuh diri pada Juli 2005 di jaringan transportasi London yang menewaskan 52 orang.

Pada 2017, serangan bom bunuh diri mengguncang akhir konser pop Ariana Grande di Manchester, menewaskan 22 orang dan melukai ratusan lainnya.

Polisi Inggris dalam beberapa tahun terakhir juga telah memperingatkan tentang ancaman terorisme sayap kanan terorganisasi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!