Jet Tempur Siluman F-35 AS-Australia-Jepang Unjuk Kekuatan, Pesan Keras bagi Rusia Cs

Kamis, 02 Oktober 2025 - 09:41 WIB
"Latihan trilateral ini lebih dari sekadar serangan mendadak; ini tentang menjalin ikatan yang lebih kuat, berbagi keahlian, dan menyempurnakan taktik gabungan kita. Dengan bekerja sama, kita meningkatkan interoperabilitas, meningkatkan kesiapan kolektif kita, dan menunjukkan komitmen teguh kita terhadap Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka," kata komandan Sayap Tempur ke-35 Angkatan Udara AS, Kolonel Paul Davidson, seperti dikutip Newsweek, Kamis (2/10/2025).

Mark Biele, komandan Skuadron Nomor 3 Australia, menggambarkan kerja sama pertahanan antara ketiga negara sebagai "pilar penting" keamanan regional yang mendukung kawasan Indo-Pasifik yang stabil, aman, dan sejahtera.

"Interoperabilitas adalah kunci. Kami sangat antusias untuk mengudara dengan pesawat dari Jepang dan Amerika Serikat, berbagi pengalaman, dan memperkuat hubungan antar penerbang di antara kedua negara," paparnya.

Sebelum Latihan Bushido Guardian 25, Angkatan Udara AS, Jepang, dan Australia telah menggelar latihan trilateral di Laut China Timur pada hari Jumat, yang melibatkan jet tempur F-15 dan F-35A serta pesawat pengisian bahan bakar udara.

Angkatan Udara Pasukan Bela Diri Jepang (AUSDF) mengatakan latihan tersebut menegaskan kembali niat ketiga negara untuk tidak menoleransi perubahan sepihak terhadap status quo dengan kekerasan di tengah situasi keamanan yang "semakin genting", sekaligus memperkuat kerja sama untuk meningkatkan pencegahan.

"[AUSDF] akan terus meningkatkan interoperabilitas melalui pelatihan trilateral Jepang-AS-Australia, sembari bekerja sama erat dengan Angkatan Udara AS dan Angkatan Udara Kerajaan Australia untuk berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik," paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!