AS Hendak Pasok Rudal Tomahawk ke Ukraina untuk Invasi Balik Rusia, Kremlin Peringatkan Risikonya

Selasa, 30 September 2025 - 09:14 WIB
"Dan tidak ada yang akan melindungi mereka. Baik Trump, Kellogg, maupun siapa pun," katanya.

Keith Kellogg, utusan khusus AS untuk Ukraina, mengatakan pada hari Minggu bahwa Trump telah mengindikasikan bahwa Kyiv sekarang seharusnya dapat melakukan serangan jarak jauh terhadap Rusia.

"Gunakan kemampuan untuk menyerang secara mendalam. Tidak ada yang namanya tempat perlindungan," kata Kellogg kepada Fox News.

Namun, Peskov pada hari Senin juga mengatakan bahwa penggunaan rudal Tomahawk tidak akan mengubah permainan dalam perang.

"Sekalipun ini terjadi, tidak ada obat mujarab yang dapat mengubah situasi di garis depan bagi rezim Kyiv saat ini...Dan entah itu Tomahawk atau rudal lainnya, mereka tidak akan mampu mengubah dinamika," kata Peskov, merujuk pada kemajuan yang perlahan namun pasti diraih pasukan Rusia di Ukraina timur.

Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev mengatakan, "Eropa tidak mampu menanggung perang dengan Rusia tetapi kemungkinan insiden fatal selalu ada."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!